Tampilkan postingan dengan label Dunia fantasy Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia fantasy Anak. Tampilkan semua postingan

22 Juni 2016

Jenis-jenis Permainan anak

Edit Posted by with No comments

Info Anak dan Balita Permainan merupakan suatu wahana untuk anak menerima suasanaa yang sangat berbeda dari sebelumnya, anak di berikan wahana wahana yang sangat menyenangkan dan permainan yang di berikan dapat merangsang perkembangan pada edukatif anak.

    Di Indonesia , khususnya di jawa barat sangat banyak sekali permainan anak yang sangat populer, dimulai permainan yang di lakukan sendiri dan permainan yang di lakukan secara berkelompok. Sebelum kita mengetahui jenis-jenis permainan, kita harus terlebih dulu mengatahui syarat yang baik pada permainan tersebut sehingga sangatlah cocok. Diantaranya :

1.    Berikan permainan yang bisa mengasah otak dan kecerdasan anak untuk mengembangkan imajinasinya.
2.    Jangan berikan permainan dengan benda yang berbahaya seperti besi atau benda tajam lainnya.
3.    Berikan permainan yang membuat anak bereksplorasi sendiri akan bakat nya, jadi berikan anak miniature fasilitas permainan yan mirip dengan kenyataannya, misalnya pisau plastic, piring plastic, boneka kartun yang di sukaiinya dan lain-lain.
4.    Berikan permainan yang sesuai dengan gender mereka, jangan berikan permainan laki-laki kepada perempuan atau pun sebaliknya.


 Permainan yang terkenal di lingkungan anak juga anak dewasa tidak lain adalah :
1.    permainan bola, banyak jenis permainan bola di antaranya: permainan sepak bola, bola basket, tenis meja bahkan permainan Bounce yang di sediakan pada aplikasi game handphone.  Permainan ini dapat melatih anggota tubuh agar terkoordinasi dengan baik dan mudah untuk berinteraksi social. Otak kanan dan kiri anak akan lebih berkembang secara produktif.
2.    Jenis permainan yang di lakukan di tanah secara berkelompok, contoh nya bermain kelereng, bermain petak umpet batu kerikil atau genting, dan permainan buah muncang, dan masih banyak yang lainnya.
3.    Permainan anak yang menyesuaikan dengan profesi pada kenyataan nya, sepeti bermain masak-masakan, berakting menjadi dokter dan membeli peralatan yang plastic nya, dan profesi lainnya dengan di dukung dengan miniature yang sudah di sediakan oleh orang dewasa untuk bahan permainan anak.
4.    Permaianan yang di gunakan untuk memecahkan masalah , jenis permainan ini sangat lah bersifat aktif dan membuat anak mengembangkan kekreatifitasannya dewasa nanti. Permainan ini biasa nya menjadi alat peraga yang edukatif yang di sediakan oleh lembaga sekolah yaitu :


•    Bermain fuzzle atau menyamakan gambar dan bentuk yang di pecahkan dan di susun secara acak. Anak disuruh untuk menyusunnya dengan rapih.
•    Menyamakan gambar, warna , angka dan huruf pada table permainan yang di simpan pada kertas karton .
•    Anak bermain dengan tangan nya atau di sebut juga tactile play . permainan ini akan membangun keterampilam pada jari jemari anak dengan meraba dan melihat benda di depannya.
•    Anak bermain dengan mengutamakan gerakan kasar pada otot besar nya.
Hal di atas memiliki tujuan yang sangat efektif untuk mengembangkan kecerdasan pada anak selain belajar. Anak akan belajar mengenal benda-benda alam secara langsung di eksplorasikan di dunia nya sendiri. Walaupun warna nya yang berbeda tetapi berikan anak bentuk yang sama pada benda atau buah-buahan yang di gunakan untuk bermain.

19 Juni 2016

Tips Sederhana Mendesain Ruang Kelas

Edit Posted by with No comments

  info Anak dan Balita  Ruang Kelas merupakan suatu fasilitas yang di sediakan oleh lembaga sekolah. Dimana keas berfungsi sebagai tempat berjalannya beajar-mengajar dari pendidik kepada peserta didik.

    Desain merupakan suatu kegiatan dalam menghias atau memberikan asesoris yang unik dan menarik di suatu tempat. Contoh nya mendesain kelas maka pihak yang ada di sekolah sudah seharusnya menata kelas dengan serapih dan seindah mungkin.

    Adapun tips sederhana dalam mendesain kelas , dapat di lihat dari 3 aspek yaitu peletakan dalam menata meja dan kursi, desain pada dinding ruang kelas dan kerapian lingkungannya yaitu :

1.    Menata peletakan meja dan kursi
Dalam menata meja di kelas harus lah menyesuaikan dengan kondisi aksebilitas, mobilitas, interaksi, dan variasi kerja siswa. Sehingga siswa dapat menjangkau alat, sumber belajar, an berinteraksi dengan guru secara efektif.
Adapun pola dalam menata meja dan kursi pada lembaga RA yaitu :

•    Pola dengan formasi Huruf U: maksudnya Pola ini memiliki tujuan agar dalam pembelajaran peserta didik dapat focus meihat pendidik dengan mudah dan secara langsung mereka berhadapan.
•    Pola dengan forrmasi Corak tim : pada pola ini penata kelas harus mengelompokan meja dengan bentuk setengah lingkaran dengan meletakan kursi di sekeliling meja tersebut. Hal ini bertujuan agar peserta didik dapat memutar kursinya sesuai kondisi papan tulis atau pendidik.
•    Pola dengan meja bentuk konferensi yaitu dengan cara antara peserta didik saling berhadapan.
•    Pola berbentuk Lingkaran: biasanya pola ini tanpa menggunakan meja dan kursi . para peserta didik

2.    Menata desain pada dinding kelas

Dalam menata ruangan kelas di RA/TK/PAUD , anak-anak biasanya melihat kondisi secara keseluruhan termasuk dinding kelas. Secara umum dinding kelas selalu dihiasi dengan tempelan gambar-gambar yang formal saja, tetapi kalau di RA harus sangat berbeda  kita harus mendesain sebagaimana kebutuhan siswa dan kegemaran mereka.
•    Tempelilah gambar-gambar yang unik yang sesuai tema yang akan di ajarkan kepada anak. Misalnya tentang buah-buahan , usahan dinding yang di kenalkan pada siswa berisi buah-buahan atau yang lainnya.
•    Tempeli karya siswa baik bebentuk gambar, kerajinan atau pun eksplorasi anak sesuai imajinasi masing-masing.
•    Tempelkan karya di atas di dinding yang lebih tinggi , agar tidak mudah di capai oleh siswa dan di khawatirkan mereka merusaknya.


3.    Menata lingkungan sekitar kelas
Lingkungan yang di maksud adalah seperti lantai di kelas, peralatan dan fasilitas yang di sediakan dikelas.
•    Sebagai guru RA harus merapihkan lemari tempat media-mediaa pembelajaran di simpan karena di takutkan siswa akan merusaknya atau menghilangkannya.
•    Kondisi lantai harus selalu bersih, dan biasakan siswa untuk tidak membuang sampah sembarangan.
•    Simpanlah fasilitas yang di anggap penting dari jangkauan anak-anak.

17 Juni 2016

mengenalkan warna-warna pada anak Usia Dini

Edit Posted by with 1 comment

    Mengenalkan warna-warni pada anak sangat lah berpengaruh positif, karena warna yang terang dari benda membuat imajinatif nya meningkat.  Biasa nya guru RA mengenalkan dengan gambar-gambar yang di cetak tetapi yang lebih bagus nya langsung mengenalkan benda yang berwujud dalam kenyataan.

Sebelum kita mengetahui fungsi dari pengenalan warna-warni, kita harus tau dulu psikologi anak terhadap warna tersebut secara umum, Yaitu:

1.    Apabila anak menyukai warna vocal saja seperti warna hijau, merah, biru dan kuning anak akan cenderung aktif dan agresif ketika bertindak.
2.    Apabila anak suka mencampurkan dua warna atau lebih maka anak lebih kreatif dan sangat berimajinatif.
3.    Apabila anak menyukai warna yang kurang cerah, maka anak cenderung lebih pendiam dan pasif.

Adapun fungsi dari pengenalan warna-warna pada anak antara lain:


1.    Warna-warni akan menumbuhkan otak untuk anak usia 0 – 10 tahun pada otak dan syaraf tubuh yang lain.  Di usia tersebut syaraf otak anak dapat tersambung secara optimal.
2.    Mengenal warna-warni akan menyenangkan anak dan membuat anak tidak bosan ketika belajar atau bereksplorasi.
3.    Guru akan mudah mengenalkan warna , melalui benda-benda konkret yang ada di sekitar anak. Contoh mengenalkan warna melalui buah-buahan, apel warna merah, jambu warna hijau , anggur warna ungu dan yang lain nya.
4.    Dari mengenal warna dengan tepat menjadikan anak normal dan tidak buta terhadap warna. Karena salah satu yang menjadi syarat dari seorang anak berpendidikan baik mengetahui warna-warna di sekitarnya dengan baik.

Selain fungsi diatas kami akan memberikan Tips Sukses mengenalkan warna kepada anak :


1.    Sikap guru dalam mengajarkan warna-warna harus di lakukan secara kontinu dengan menghabiskan waktu sekitar 20 menit dari satu harinya. Hal ini bertujuan agar pengetahuan anak bertambah tumbuh dengan baik dan saraf otak nya berfungsi secara maksimal.
2.    Mengenalkan warna itu memiliki tingkatan yang dilihat dari usia anak tersebut agar lebih efektif dan cocok. Misalnya , kepada anak usia 2 tahun seharusnya di kenalkan warna yang dasar dulu yaitu merah, kuning dan biru. Setelah selesai mengenalkan warna vocal tersebut barulah guru atau orang tua mrengenalkan warna yang lainnya,
3.    Cara mengenalkan warna dengan menggunakan gambar benda atau sesuatu hal yang ada di sekeliling anak baik di rumah, sekolah maupun masyarakat luas.
4.    Setelah anak secara konkret mengenal warna-warna, maka guru atau guru mengetes dan melatih anak untuk bisa melafalkan warna dengan suara yang jelas. Hal ini dapat dilakukan dengan cara permainan , agar anak lebih senang , tidak bosan dan gampang di ingat. Tips ini mendukung pembelajaran tentang mendengar dan melihat pada anak.
5.    Biarkan anak menyentuh warna-warna yang sudah diketahui nya agar lebih nyata dan terasa tektur dari benda tersebut.

16 Juni 2016

Factor-faktor yang menyebabkan anak tidak mau sekolah

Edit Posted by with No comments


Pada artikel sebelum nya kita telah membahas beberapa hal yang membuat anak semangat bersekolah setelah liburan , maka dari itu kenapa ada sebagian anak yang bersi keras tidak mau sekolah. Hal demikian memiliki alasan dan factor tertentu di antaranya yaitu:

1.    Dari pada bermain di sekolah anak lebih senang main dirumah baik sendiri maupun dengan beberapa teman lainnya.  Hal ini di karenakan orang tua yang sudah banyak memfasilitasi peralatan bermain , sehingga anak merasa puas akan lingkungan yang ada di rumah dari pada di sekolah.
2.    Keadaan di sekolah cenderung merujuk ranah kompetitif, hal ini membuat anak tertekan dan tidak bebas untuk bermain. Seharusnya untuk pendidikan pada AUD , kurikulum lembaga tersebut tidak memakai system kompetitif atau mengejar nilai. Karena seusia ini mereka belum bisa konsisten terhadap ilmu yang di dapat nya , yang ada ilmu juga di anggap sebuah wahana bermain.
3.    Pembelajaran di sekolah tidak membuat anak senang, baik dari segi fasilitas bermain nya kurang, tingkat kreatifitas guru dalam mengajar sangat membosankan bahkan sekolah yang tidak sama sekali memiliki kurikulum pembelajaran yang sistematis dan cocok untuk seumuran mereka.
4.    Untuk membantu ekonomi keluarga, sebagian anak suka di suruh untuk bekerja dan mencari uang. Minimal untuk uang saku dirinya sendiri. Yang sangat mempengaruhi yaitu lingkungan keluarga yang tidak stabil dan tidak ada dorongan dari siapapun.


5.    Memiliki masalah dengan orang yang ada di lingkungan sekolah, seperti guru, karyawan sekolah dan teman sekolah. Anak akan merasa segan untuk pergi sekolah karena merasa takut atau tidak nyaman.
6.    Lingkungan yang membuat gengsi, hal ini ada dua kemungkinan apakah anak nya saja yang ingin berpenampilan selalu ingin baik dari yang lain, atau memang kondisi lingkungan yang sangat mencela pada keadaan anak tersebut. Misalnya di ejek atau di nakali.
7.    Anak sudah melewati batas etika dan akhlaq yang seharusnya tidak di lakukan. Anak bisa saja di beri stimulus yang jelek oleh orang dewasa seperti di ajari merokok atau memakai narkoba. Maka Anak akan memiliki skis yang tidak baik .
8.    Anak memiliki emosional yang buruk , missal nya memiliki rasa takut yang tinggi untuk bersekolah, pendiam atau pemalu untuk bisa bersosialisasi dengan lingkungan sekitar nya dan anak memiliki rasa gengsi untuk bersekolah disana bisa saja ingin masuk ke sekolah yang lain.
9.    Adaya unsur keterpaksaan dari dalam diri anak dan orang tua nya.
Dari factor-faktor diatas menjadikan kita mengetahui apa yang seharusnya menjadi stimulus untuk anak, dan sekolah yang bagaimana yang bisa menarik hati anak untuk mengembangkan intelegensi dan imajinatif nya.

01 Juni 2016

kondisi yang mempengaruhi Fisik dan skis Anak Usia Dini

Edit Posted by with No comments
Bagaimana kondisi yang mempengaruhi Anak Usia Dini


    Keadaan seorang anak yang berbeda dengan perilaku sebelumnya akan membuat kedua orang tua hawatir. Dan seorang guru akan kebingungan menghadapi sikap anak yang berbeda dengan perilaku peserta didik lainnya.

    Para pihak orangtua hanya dapat menyimpulkan anak-anak berperilaku positif ataupun negative itu karena merupakan proses hereditas atau factor keturunan. Atau berpikir perilaku anak tersebut di pengaruhi oleh lingkungan.

    Dalam ilmu Psikologi ada yang namanya Hukum Nativisme ( perkembangan berdasarkan keturunan ), Hukum Empirisme ( perkembangan perilaku anak berdasarkan contoh dilingkungan nya) dan Hukum Konvergensi ( suatu hokum perkembangn perilaku anak yang terpengaruhi oleh keturunan da lingkungan ).

    Dari pembahasan diatas berarti kita harus mengetahui kondisi apa saja yang dapat mempengaruhi perilaku pada anak baik psikis maupun skis. Diantara kejadian dalam realitanya anak-anak terpengaruh dengan beberapa sebab diantaranya :

1.    Kondisi lingkungan seperti suara, suhu baik dirumah, disekolah atau di kelas yang dapat menyebabkan seorang anak tertarik dan meningkatkan semangat nya dalam belajar. Karena apabila tidak terkontrol dengan baik maka akan menyebabkan suasana jenuh dan membuat anak bosan .

2.    Kondisi di masyarakat atau social seperti teman bermain atau orang-orang yang mungkin berinteraksi dengan anak tersebut. Akan mengakibatkan anak mudah berinteraksi dan terampil dalam berkomunikasi bahkan anak akan belajar menghargai orang lain dan terjauh dari sikap egoism atau individualitas.
3.    Kondisi emosional baik dalam diri anak atau emosional orang lain. Akan menyebabkan terkontrolnya emosional seseorang baik positif maupun negative. Biasa nya kondisi emosi tiap anak itu berbeda. Jadi sudah menjadi tugas seorang guru untuk membangkitkan semangat peserta didik dalam belajar.
4.    Kondisi fisik seorang anak, yang mana akan dapat mengukur mampu atau tidak nya anak dalam belajar, siap atau tidak siapnya anak belajar dan mudah lelah atau t. Fisik seseorang akan mendukung sekali terfokusnya konsentrasi belajar anak. Karena fisik yang sehat maka terdapat pula pikiran yang sehat. Ini artinya kondisi anak makan , minum, tidur atau istirahat akan mempengaruhi anak baik dalam kecerdasannya, kekreatifitasannya dan kepribadiannya.
5.    Kondisi materi-materi yang di ajarkan guru /orang tua di sekolah atau dirumah. Apakah sangat sulit atau mudah untuk dipahami oleh anak tersebut dan apakah materi tersebut menarik atau tidak untuk anak.

6.    Kondisi seorang pendidik, yang akan menyebabkan seorang kreatif atau tidaknya. Karena pada prinsipnya pembelajaran dalam pengajaran kepada anak usia dini 75-100% harus berdasarkan bimbingan dari pihak guru atau orangtua.
7.    Kondisi fasilitas baik disekolah maupun dirumah, yang akan menyebabkan anak mandiri secara sederhana atau secara instan. Jadi boleh saja lembaga sekolah mengadakan fasilitas yang banyak tetapi syarat nya harus bermanfaat dan sesuai dengan Sikon ( situasi dan Kondisi ) anak . fasilitas negatif yang dapat mempengaruhi kemalasan kepada anak yaitu handphne


 

25 Mei 2016

kelahiran bayi menurut pandangan islam

Edit Posted by with No comments

Anak adalah anugrah yang di berikan oleh Allah, anak sebagai amanah yang buah hasil dari sebuah pernikahan antara wanita dan laki laki dan itu di ridhai oleh Allah Swt. Sebagai oarang yang telah di amanahkan wajib bagi orang itu untuk menjaga, merawat, mendidiknya dan memberikan kasih sayang seutuhnya. Karena nanti ketika kita telah tiada di dunia ini akan di pertanggung jawabkan oleh kita. Maka dari itu wajib bagi para calon orang tua untuk memberikan pengasuhan dan pendidikan baik itu pendidikan umum dan pendidikan agamanya. Kewajiban kita selaku calon orang tua yang akan memimiliki anak harus berdoa kepada Allah supaya kita di beri anak yang soleh dan solehah.

Di dalam ajaran agama islam ada tata cara menyambut kelahiran sang bayi diantaranya adalah
1.    Do’a menyambut kelahiran bayi kecil
Do’a adalah salah satu kewajiban yang harus di lontarkan karena do’a itu berarti tanda kita bersyukur atas apa yang telah di anugrahkan kepada kita.
Ø­َÙ†َّاوَÙ„َدَ تْ Ù…َرْÙŠَÙ…َ ÙˆَÙ…َرْÙŠَÙ…ُ ÙˆَÙ„َدَ تْ عِÙŠْسَÙ‰ اُØ®ْرُجْ اَÙŠُّÙ‡َاالْÙ…َÙˆْÙ„ُدُُ بِÙ‚ُدْرَØ©ِاْلمَÙ„ِلكِ اْلمَعْبُÙˆْد.

Bacakan do’a ini 21x ketika menjelang kelahiran insya Allah akan lancar ketika keluar sang bayi.
2.    Berkumandangkan Adzan& qomat kepada telinga bayi yang baru lahir
Adzan sangat di anjurkan di dalam ajaran islam karena pada saat bayi keluar itu supaya di jauhi oleh bisikan bisikan jin yang jahat dengan adzan maka bayi yang suci akan selalu di lindungi oleh para malaikat yang di utus oleh Allah untuk menjaganya.
3.    Membacakan do’a untuk sang bayi yang baru terlahir
Acara yang sering di lakukan untuk penyambutan bayi yang baru lahir adalah sykuran di mana di dalam acara syukuran itu di kumandangkan do’a- do’a serta solawat yang selalu di lakukan adapun do’a yang selalu di bacakan adalah membacakan surat alfatihah
4.    Aqiqah adalah suatu sunah yang apabila orangtua bagi yang mampu harus menyembelih kambing buat laki laki 2 dan buat bayi perempuan 1. Karena ini sunnah hukumnya maka bagi para orang tua yang belum mampu untuk ber Aqiqah maka tidak apa apa.
5.    Mencukur bayi sambil membacakan solawat nabi
Mencukur juga adalah sunnah dan sering menjadi tradisi yang selalu di lakukan oleh seluruh umat islam ketika bayi baru dilahirkan.

Keistimewaan dalam menyambut kelahiran bayi di dalam islam banyak sekali keistimewaaanya karena bayi yang baru lahir adalah bayi yang suci dan di beri anugrah oleh Allah adalah orang yang di percaya untuk merawat, menjaga dan mendidiknya. Bagi para wanita yang melahirkan itu diberi keberkahan dan kebahagian yang sangat luar biasa Allah akan membalas dengan 1000x kebaikan.

Makanan yang beresiko dan mengganggu pada kesehatan anak

Edit Posted by with No comments
makanan yang beresiko pada kesehatan anak

    
 makanan adalah suatu asupan yang menjadi sumber tenaga dan energy bagi anggota badan kita. Kita tidak akan bisa 

dan berfikir dengan baik apabila telat makan atau bahkan tidak makan sama sekali. Kondisi badan kita akan meraskan 5 L yakni merasa Lelah lemas, letih, lesu, dan lunglai.

    Disamping penting nya asupan makanan ke tubuh, kita juga harus memperhatikan jenis-jenis asupan yang masuk tersebut yaitu:

1.    Makanan yang dikonsumsi harus sehat, yang mana mesti merujuk pada slogan makan 4 sehat 5 sempurna. Makanan ini diantaranya terdiri dari makanan pokok atau Nasi, Lauk-pauk, Sayur-mayur, buah-buahan,  dan susu.
2.    Makanan yang dikonsumsi harus memberi manfaat atau faedah pada seluruh tubuh. Jangan malah beresiko bahkan mengganggu pada kesehatan tubuh.
Diantara jenis-jenis makanan yang dapat menyebabkan datangnya penyakit bahkan berbahaya bagi kesehatan tubuh anak usia dini yakni:

1.    Gula : makanan ini memiliki rasa yang manis dan dapat membantu ketahanan tubuh. Tetapi apabila anak kecil mengkonsumsi nya berlebihan akan berakibat fatal. Yakni : menjadi sebab terserangnya penyakit diabetes, obesitas, buruknya organ hati, system syaraf dan system pencernaan. 
2.    Tepung : bahan makanan ini dapat menyebabkan tidak seimbangnya insulin pada pancreas.
3.    Susu : minuman ini sangat baik untuk menguatkan tulang dan memberi kecepatan pertumbuhan. Tetapi apabila terlalu banyak mengkonsumsi nya dan tidak disertai dengan dengan asupan makanan karbohidrat maka akan menyebabkan asam lambung pada anak, anak akan merasa lemas jika suatu saat tidak minum susu.
4.    Makanan cepat saji atau makanan intan seperti daging sosis, mie , nughet dan lain-lain ini akan menyebabkan kadar lemak dan kandungan natrium didalam tubuh merasa jenuh sehingga lemak yang dihasilkan tidak ideal.
5.    Daging olahan menyebabkan meningkatnya resiko kanker pada Usus besar.
6.    Donat, atau makanan yang mengandung kadar gula pasir putih yang banyak, hal ini dapat menyebabkan kesehatan jantung akan menurun dan terjadinya diabetes atau kencing manis.
7.    Makanan yang meiliki kadar garam yang tinggi misalnya keripik kentang atau keripik singkong. Natrium ini akan menyebabkan penambahan tekanan pada darah. Kandungan cholesterol mengakibatkan terserangnya penyakit jantung dan stroke. Hal ini mungkin tidak akan ditemukan pada anak usia dini tetapi resiko saat dia dewasa nanti.
8.    Minuman atau makanan bersoda seperti sintrun, minumanan cocacola dan lainnya. Akan berdampak pada suplemen dalam tubuh akan berkurang, terserangnya kanker epidemiology, prevention dan bio markers didalam prankeas.
9.    Margarin: bahan makanan ini biasanya digunakan untuk adonan kue atau pengganti minyak sayur yang mana berisi Lemak Trans yang tidak bisa di produksi oleh tubuh. Akan mengakibatkan rusaknya pembuluh darah.
10.    Sup kaleng , makanan ini biasanya diberi bahan pengawet yang akan menyebabkan datangnya virus dan ketahan tubuh anak akan berkurang.

 selain makanan diatas masih banyak lagi menu makan dan minum yang berbahaya atau tidak cocok untuk anak usia di bawah lima tahun.

   

22 Mei 2016

Pengertian Bayi,Batita dan Balita serta Anak Usia Dini

Edit Posted by with 3 comments
Pengertian Bayi, Batita dan Balita serta Anak Usia Dini - Di dalam fantasy anak banyak sekali yang harus kita perhatikan baik dimulai dari teori tentang anak, karakteristik pertumbuhan dan perkembangan anak, tahapan-tahapan dan gambaran dunia ank baik sebelum lahir maupun setelah lahir. 

Pada artikel ini akan dijelaskan terlebih dahulu tentang Teori atau pengertian tentang ruang lingkup anak usia dini termasuk didalamna ada istilah Bayi, Batita dan Balita.

Bayi adalah sebutan untuk anak usia 0 – 1 tahun ( Soetjiningsih tahun 2004) dan makhluk hidup yang baru saja dilahirkan dari Rahim ibu (Muchtar tahun 2002). Pada masa ini sangat lucu-lucu nya anak baik fisik maupun dalam tingkah lakunya, karena pada masa ini adalah masa yang polos dan unik bagi anak.



Batita adalah suatu istilah untuk anak berusia di bawah tiga tahun    yang mana perkembangan nya sudah mulai terlihat. pada masa ini anak sudah mulai bisa belajar merangkak hingga berjalan tetapi harus mendapatkan perhatian yang lebih dari kedua orang tua . 

Balita adalah  suatu istilah untuk anak berusia di bawah lima tahun, yang mana pada masa ini anak sudah bisa berjalan, masa yang sangat baik dalam pengembangan tumbuh kembang anak.

Ketiga kategori diatas merupakan suatu cakupan dari pengertian Anak Usia Dini karena AUD adalah suatu istilah untuk anak yang berusia 0 – 6 tahun. Tetapi dalam dunia pendidikan Anak usia dini biasanya kurang dari 7 tahun. Karena ada beberapa factor alasan di tentukan nya kategori beberapa usia diatas yaitu : 

  1. Merupakan usia pada awal kelahiran anak
  2. Masa keemasan atau golden age artinya pada masa ini adalah masa peka dan masa yang sangat unik pada anak.
  3. Masa dimana Rasulullah menghargai pada sikap Orang tua dalam penanaman Akhlaq nya. Karena apabila sudah mencapai umur 7 tahun ke atas apabila seorang anak sudah tidak menaati apa yang diperintahkan oleh kedua Orang tua maka selain diberi Nasihati sangat wajib sekali untuk diberi teguran kalau perlu dipukul.
  4. Pada masa ini adalah awal anak belajar sebelum masuk ke sekoah Dasar. Karena dalam peraturan pemerintah tahun 2013 kemarin Anak yang akan masuk sekolah dasar tidak boleh kurang dari umur 7 tahun.

Di sisi lain Masa pada anak Usia dini juga terbagi kedalam dua tahapan/masa yaitu masa pra dan pasca atau sebelum lahir dan masa sesudah lahir. Baca juga artikel mengenai Rahasia Kedekatan Ibu dan balita.


  1. Masa pra Lahir ( sebelum lahir ) adalah suatu masa anak masih di dalam kandung Rahim ibu. Dimulai dengan terbentuknya Zigot, fase morula, fase blastula, fase gastrula, hingga menjadi Embrio atau janin.
  2. Masa pasca lahir/pascanatal ( setelah lahir ) adalah suatu masa anak setelah lahir dari dalam kandungan seorang ibu ke dunia ini.