14 Desember 2016

Pertumbuhan Anak Di usia 2 tahun

Edit Posted by with No comments
PERTUMBUHAN ANAK DI USIA 2 TAHUN

pada usia 2 tahun anak mulailah menirukan apa-apa yang di lakukan oleh orang dewasa tidak sedikit para orang tua kewalahan dalam mengasuh anaknya karena tumbuh kembang anak di masa usia 2 tahun para orang tua haruslah ekstra memperhatikan baik dari pola makan maupun tingkah laku anak demi kelangsungan pertumbuhan yang di harapkan.

 Jangan khawatir apa bila di usia 2 tahun anak belum bisa banyak melakukan hal yang banyak baik secara perkembangan bahasa ataupun pertumbuhan yang lainnya jangan panik ada hal yang harus di perhatian ketika anak pertumbuhan dan perkembangannya agak lambat dengan yang sebayanya.

 Di bawah ini adalah tips bagi para orang tua supaya pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai demgan yang di harapkan:
1.    Perhatikan asupan makanan yang seimbang dengan usianya
2.    Jangan biarkan anak bermain sendiri
3.    Berilah rangsangan atau stimulus seperti dengan mengajak anak berbicara dengan artikulasi yang jelas A,I,UE,O nya jelas
4.    Di biasakaan anak mendengarkan alunan lagu yang berirama islami
5.    Rutin memeriksakan ke dokter apabila anak memiliki riwayat penyakit
6.    Berilah sentuhan dari sang Ibu karena sentuhan ibu itu adalah rangsangan yang paling alami untuk menumbuhkan rasa percaya diri pada anak

Ketika anak usia 2 tahun  pertumbuhan dan perkembangannya pesat bagi para orang tua pastilah bangga dan merasa senang sekali tetapi di lain hal kita selaku orang tua harus tetap waspada dan selalu memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan anak setiap tahapannya.

Ada beberapa dibawah ini tumbuh dan kembang anak usia 2tahun diantaranya adalah sebagai berikut:
1.    Perkembangan kognitif
Anak mulai berbicara dengan banyak suku kata bisa menyampaikan bahasa nya mulai jelas dan di pahami
2.    Perkembangan fisik
Mulai tumbuh gigi yang agak banyak tumbuh badannya agak tinggi dan berat badanya menurun karena banyak aktivitas yang ia senangi
3.    Perkembangan motorik
Anak mulai bisa berlari- lari dan mulai bisa mengambil barang atau objek yang ada di sekelilingnya
4.    Perkembangan emosi dan sosial
Di usia 2 sampai 5 tahun anak belajar mengendalikan emosinya secara bertahap di usia ini anak mulai menirukan apa yang dilakukan orang dewasa terutama ibunya . mulai mempunyai teman sepermainanya bersemangat untuk bermain main dan mulai bisa bernyanyi.





Propesionalime pendidik

Edit Posted by with No comments
Pendidik dan Tenaga Kependidikan .pendidik adalah tenaga kependidikan yang bekualipikasi sebagai guru,dosen,fasilitator,dan sebutan  lain yang sesuai dengan kekhususannya,serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan.

 Adapun yang  maksud dengan tenaga kependidikan adalah anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan di angkat untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan (Lihat Pasal 1 ayat 6 dan 7 UU RI No.20 tahun 2003).

Menurut Peraturan Pemerintah RI NO.19Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan,
;dan mengenai guru sebagai pendidik profesonal  menurut UURI No.14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen.Dengan  mempelajari kegiatan pembelajaran ini Anda akan dapat menjelaskan landasan yuridis tentang standar nasional pendidikan yang meliputi:standar isi sarana dan prasarana;standar

pengelolaan;standar pembiayaan;dan standar standar penilaian pendidikan.Selain itu anda juga akan dapat menjelaskan landasan yuridis tentang guru sebagai pendidik profesional ygang meliputi ;kedudukan;fungsi dan tujuan;prinsip prosionalitas;kualifikasi;kompetensi dan sertipikasi;hak dan

pengertian dari Propesionalisme Pendidik menurut ahli,propesionalisme memberi penekanan kepada penguasaan ilmu pengetahuan atau suatu kemampuan manajemen dengan strategi penerapannya.

kewajiban;pengangkatan,penempatan,dan pemberhentian;pembinaan dan pengembangan;penghargaan dan perlindungan;cuti;organisasi profesi dan kode etik guru.

Propesionalisme guru tidak sekedar pengetahuan teknologi dan manajemen dengan strategi penerapannya.profesionalisme pendidik tidak sekedar pengetahuan teknologi dan manajemen namun lebih merupakan sikap dan pengembangan propesionalisme ,lebih dari seorang teknisi tidak hanya mempunyai tingkah laku sesuai dengan yang di syaratkan.

jika seoarang pendidik sudah memenuhi standar propesional pendidik seperti yang berlaku di negara lain yang lebih maju maka kualitas sumber daya manusia Indonesia akan semakin meningkat.

Propesionalisme pendidik(GURU) di tuntut agar memiliki lima hal yaitu :
1.    Pendidik harus mempunyai komitmen pada siswa dan proses belajarnya.
2.    Pendidik harus menguasai secara mendalam bahan pelajaran yang diajarkanya serta bagaimana cara mengajarnya.
3.    Pendidik bertanggung jawab untuk membantu hasil belajar siswa melalui berbagai cara evaluasi,
4.    Pendidik harus mampu berfikir sistematis mengenai apa yang dilakukannya dan belajar dari pengalamannya tersebut.
5.    Pendidik seyogyanya menjadi bagian dari masyarakat belajar dalam lingkungan profesinya

Pengertian Metode dan jenis metode

Edit Posted by with No comments
Metode adalah cara kerja yang teratur dan sistematis untuk melaksanakan suatu kegiatan sehingga dapat mencapai suatu tujuan. Metode mengajar adalah suatu cara mengajar yang bersistem untuk memudahkan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar agar mencapai tujuan dari materi pelajaran yang di sampaikan.

 Cukup banyak jenis metode mengajar di dalam kelas yang di kemukakan dan di kembangkan oleh para ahli pendidikan, yang masing- masing dapat di pilih sesuai dengan bidang atau materi kajian tertentu. Metode mengajar yang dikembangkan oleh para ahli pendidikan merupakan suatu ilmu bantu yang tidak berdiri sendiri, tetapi berfungsi membantu bidang lain dalam proses pengajaran.

Metode mengajar mengandung unsur inovatif karena memberi alternatif lain yang dapat dipergunakan di dalam kelas. Karena itulah, metode mengajar memiliki sifat yang luwes.

JENIS METODE MENGAJAR
1.    Metode Informatif
a.    Metode ceramah
b.    Bacaan  terarah
c.    Diskusi panel
d.    Simposium dan
e.    Bercerita

2.    Metode Partisipatifa.    Pernyataan
b.    Pengumpulan gagasan
c.    Audio visual
d.    Diskusi kelompok
e.    Bercakap-cakap
f.    Forum
g.    Kuis
h.    Studi kasus
i.    Peristiwa dan
j.    Peragaan peran


3.    Metode Partisipasi Eksperensial
a.    Pertemuan
b.    Latihan simulasi dan
c.    demonstrasi

4.    Metode Eksperiensia
a.    Ungkapan kreatif
b.    Belajar berjalan buta
c.    Lokakarya
d.    Penugasan
e.    Kunjungan ke lapangan
f.    Kerja proyek dan
g.    Tinggal di tempat

5.    Metode  Evaluasi
a.    Ujian tertulis
b.    Ujian lisan
c.    Pertanyaan terbuka
d.    Model kualitatif
e.    Model kuantitatif dan
f.    asesmen

13 Desember 2016

RPPM PAUD tema risendiri/ sub tema tubuhku

Edit Posted by with No comments

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MINGGUAN (RPPM)
UNTUK ANAK USIA DINI (TK/RA)

Semester/ Mingguan        :1/II
Tema/ Sub Tema             : Diri Sendiri/ Tubuhku
Kelompok                       : A (4-5 tahun)


Materi
Pembelajaran
Tujuan pembelajaran
Rencana Kegiatan
Strategi Pembelajaran
Senin,1Agustus 2016
1.      Mengenal anggota tubuh diri sendiri



2.      Menyusun puzzle salah satu anggota tubuh




3.      Membaca Iqra



Selasa,2-8-2016
1.    Bermain peran”pergi ke dokter gigi”(anak menjadi pasien dan guru sebagai dokternya)


2.      Bernyanyi anggota tubuh dalam bahasa Arab
3.     Membaca Iqra




Rabu 3 Agustus 2016
1.    Menempelkan anggota tubuh yang sudah di beritanda warna oleh guru kemudian anak mencocokkan dengan warna yang sama

2.    Bernyanyi “kepala pundak lutut kaki”


3.      Membaca Iqra


Kamis,4 Agustus 2016
1.    Senam



2.    Cooking class






3.      Membaca Iqra




Jumat,5 Agustus 2016
1.      Praktek ibadah


2.      Bercerita tentang kisah nabi melalui lagu.
3.      Membaca Iqra

Anak mengetahui bagian anggota tubuhnya



Melatih konsentrasi anak dalam menyusun dengan benar
Anak belajar mengenal anggota tubuh



Anak mengenal huruf hijaiyah



Anak ncermengetahui cara merawat gigi






Anak dapat berhasa arab melalui irama gerak dan lagu
Anak mengenal huruf hijaiyah



Melatih motorik halus anak dalam mengelem dan menempel.






Melatih seni anak melalui gerak dan lagu


Anak mengenal huruf hijaiyah


Anak dapat mengikuti gerak dan lagu

Anak dapat mengetahui cara olah masakan
Melatih motorik kasar anak




Anak mengenal huruf hijaiyah



Anak terbiasa beribadah


Anak bisa
mengetahui kisah kisah nabi dan mudah di ingat dengan irama lagu.
Anak mengenal huruf hijayah
Sentra persiapan
 Guru Menyiapkan bingkai foto anggota tubuh  diri warna merah, kuning, hijau

Guru menyiapkan media berupa  puzzle yang belum tersusun untuk di susun oleh anak



Guru memakai media berupa kartu huruf hijaiyah, dengan pembelajaran Iqra

Sentra Bermain Peran
   Guru mempersiapkan peralatan dokter gigi dan menceritakan jalan cerita yang akan di mainkan oleh anak dan Guru



Guru memberikan contoh lagu dan di ikuti oleh semua anak
Guru memakai media berupa kartu huruf hijaiyah, dalam pembalajaran iqra
Sentra Seni
Guru menyiapkan media berupa gambar anggota tubuh, kertas warna yang sudah di bentuk dan lem kemudian anak akan mencocokan dan menempelnya sesuai gambar yang sudah di beri tanda oleh guru
Guru memberi contoh gerak  dan lagu, dan di ikuti oleh semua anak

Guru memakai media kartu huruf hijaiyah, dalam pembelajaran Iqra
Sentra Olah tubuh
Guru mencontohkan gerakan senam sehat gembira
Guru menyiapakan peralatan masak dan bahan bahan yang akan di olah kemudian guru mengintruksikan supaya menyimak dan memperhatikan.
Guru memakai media kaertu huruf hijaiyah, dalam pembelajaran iqra

Sentra Imtaq
Guru mencontohkan gerakan ibadah(cara berwudhu dan shalat)
Guru bercerita sambil bernyanyi menggunakan boneka tangan

Guru memakai media kaertu huruf hijaiyah, dalam pembelajaran iqra

Berpusat pada anak
Bernyanyi
Beercerita
Pembelajaran terpadu
Bermain
Pengembangan nilai nilai Karakter

















Berpusat pada anak
Bermain
Bercerita
Bernyanyi
Pembelajaran terpadu
Pengembangan nilai-nilai karakter














Berpusat pada anak
Bermain
Bercerita Bernyanyi
Pembelajaran terpadu
Nilai-nilai karakter






Berpusat pada anak
Bermain
Bercerita Bernyanyi
Pembelajaran terpadu
Nilai-nilai karakter






Mengetahui

Kepala Sekolah

Wali kelas









Evan Tripurnama

Dini Pratami amalia



12 Desember 2016

Pengertian dan Makna Perkembangan Moral Peserta Didik

Edit Posted by with No comments

Istilah moral berasal dari kata Latin “mos” (moris), yang berarti adat istiadat, kebiasaan, peraturan / nilai-nilai  atau tata cara kehidupan. Moral adalah standar umum yang dimiliki seseorang mengenai perilaku yang dianggap benar dan salah (Jeanne Ellis Ormrod : 2008 : 102). Sehingga perkembangan  moral merupakan perkembangan yang berhubungan dengan aturan dan konvensi dari interaksi yang adil antar orang (John W. Santrock : 2007 : 116). Moral sangat berkaitan dengan perilaku prososial, perilaku sosial yakni perilaku yang ditujukan untuk memberi manfaat bagi orang lain lebih dari diri sendiri. Perilaku prososial apabila ditambahi dengan kejujuran, keadilan, dan penghormatan terhadap hak-hak dan kebutuhan orang lain masuk dalam ranah moralitas.

Menurut Purwadarminto (Sunarto, 2008) moral adalah ajaran tentang baik buruk perbuatan dan kelakuan, akhlak, kewajiban, dan sebagainya. Moral berkaitan dengan kemampuan untuk membedakan antara perbuatan yang benar dan yang salah. Dengan demikian, moral merupakan kendali dalam bertingkah laku.
Santrock mengemukakan pengertian moralitas yaitu perilaku proporsional ditambah beberapa sifat seperti kejujuran, keadilan, dan penghormatan terhadap hak-hak dan kebutuhan-kebutuhan orang lain. Kohlberg (Santrock, 2002:370) menekankan bahwa perkembangan moral didasarkan terutama pada penalaran moral dan berkembang secara bertahap.

Disamping perilaku moral ada juga perilaku tak bermoral yaitu perilaku yang tidak sesuai dengan harapan sosial karena sikap tidak setuju dengan standar sosial yang berlaku atau kurang adanya perasaan wajib menyesuaikan diri, serta perilaku amoral atau nonmoral yaitu perilaku yang tidak sesuai dengan harapan sosial karena ketidak acuhan atau pelanggaran terhadap standar kelompok sosial.Adapun makna dari perkembangan moral adalah :

Perkembangan sosial merupakan proses perkembangan kepribadian siswa selaku seorang anggota masyarakat dalam berhubungan dengan orang lain. Perkembangan ini berlangsung sejak masa bayi hingga akhir hayat. Perkembangan merupakan suatu proses pembentukan social self (pribadi dalam masyarakat), yakni pembentukan pribadi dalam keluarga, bangsa dan budaya. Perkembangan sosial hampir dapat dipastikan merupakan perkembangan moral, sebab perilaku moral pada umumnya merupakan unsur fundamental dalam bertingkah laku sosial. Seorang siswa hanya akan berperilaku sosial tertentu secara memadahi apabila menguasai pemikiran norma. perilaku moral yang diperlukan untuk menguasai pemikiran norma perilaku moral yang diperlukan.

Seperti dalam proses perkembangan yang lannya, proses perkembangan sosial dan moral selalu berkaitan dengan proses belajar. Konsekuensinya, kualitas hasil perkembangan sosial sangat bergantung pada kualitas proses belajar (khususnya belajar sosial), baik dilingkungan sekolah, keluarga, maupun di lingkungan masyarakat. Hal ini bermakna bahwa proses belajar sangat menentukan kemampuan siswa dalam bersikap dan berperilaku sosial yang selaras dengan norma moral, agama, moral tradisi, moral hukum, dan norma moral yang berlaku dalam masyarakat.

RPPH Pendidikan anak usia dini Kurikulum 2013 tema Tanaman Ciptaan Allah

Edit Posted by with 3 comments

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH)
Pendidikan Anak Usia Dini Kurikulum 2013
Semester
Bulan
Minggu
Hari
1
Oktober
1
Selasa


Model Pembelajaran   : Kelompok
Hari,Tanggal               : Selasa 4 Oktober 2016
Kelompok/Usia           : A/4-5 Tahun
Tema/Sub Tema          : Tanaman Ciptaan Allah/Tanaman Buah

A.    Materi Dalam Kegiatan
1.      Berdoa sebelum dan sesudah belajar
2.      Tanya jawab tentang macam-macam Tanaman Buah
3.      Menyebutkan manfaat tanaman buah anak di depan kelas
4.      Menyanyikan lagu “menanam buah”
B.     Materi yang masuk dalam pembiasaan
1.      Bersyukur sebagai ciptaan Allah
2.      Mengucapkan salam dalam SOP Penyambutan dan penjemputan
3.      Doa sebelum belajar dan mengenal aturan masuk ke dalam SOP Pembukaan
4.      Tata cara mencuci tangan dan menggosok gigi dalam SOP sebelum dan sesudah makan
C.     Alat dan Bahan
1.      Gambar macam-macam Tanaman Buah
2.      Kertas HVS yang berisikan sketsa gambar tanaman buah untuk di warnai
3.       Pensil warna/crayon
4.      Buku BAIS (disesuaikan dengan tema)

D.    Kegiatan Pelaksanaan Belajar

Kegiatan Belajar
Waktu
Sumber


Pembukaan
-          Berbaris (menyanyikan lagu “Neng Neng”)
-          Bernyanyi “Surat Alfatiha”
-          Doa pengampunan diri sendiri dan orang tua
-          Berdoa sebelum belajar dan salam
-          Absensi siswa
5 menit
Buku doa-doa



Inti
-          Guru mengajak anak mengamati alat dan bahan yang disediakan
-          Guru mempersilakan anak mengelompokkan alat dan bahan sesuai dengan konsep yang dipahami anak
-          Tanya jawab macam-macam
-          Tanaman Buah
-          Menyebutkan  manfaat dari tanaman buah
-          Mewarnai gambar tanaman buah
-          Mengelompokan warna tanaman buah
10 menit
Buku BAIS

Istirahat
-          Cuci tangan sebelum makan
-          Makan bersama dan berdoa sebelum/sesudah makan
-          Bermain bebas bersama teman
Free memory
Kelas dan halaman


Penutup
-          Evaluasi kegiatan belajar
-          Tanya jawab tentang kegiatan yang telah dilakukan
-          Menginformasikan kegiatan untuk esok hari
-          Menyanyikan lagu “pulang sekolah”
-          Doa dan salam pulang
5 menit
Kelas



Bandung, 03 Oktober 2016
Kepala Sekolah,

Guru Kelas,







(..........................)


(...........................)

E. Rencana Penilaian
1. Indikator Penilaian
Program pengembangan
Kompetensi Dasar
INDIKATOR
Nilai agama dan moral
1.1, 3.1, 4.1
Anak terbiasa bersyukur dirinya sebagai ciptaan Tuhan
Anak dapat berdoa sebelum dan sesudah belajar
Motorik
2.1, 3.4, 4.4
Anak terbiasa mencuci tangan dan menggosok gigi
Anak dapat menyebutkan nama anggota tubuh, fungsi anggota tubuh, cara merawat
 Sosial emosional
2.5, 2.6
Anak terbiasa memberi salam
Anak terbiasa mengikuti aturan
Kognitif
3.6, 4.6
Anak mengelompokkan berdasarkan warna
Bahasa
1.13, 3.10, 4.10
Anak terbiasa berlaku ramah, anak memahami cerita yang dibacakan cerita
Seni
3.15, 4.15
Anak menyanyikan lagu “menanam buah”





F.  Rencana Penilaian
1. Indikator Penilaian
CHECKLIST SKALA CAPAIAN PERKEMBANGAN
Hari/ tanggal :  Selasa, 4 Oktober  2016                  Kelompok Usia : A 4-5 tahun
No
Indikator Penilaian
Tingkat Kemampuan
BB
MB
BSH
BSB
1
Nilai Agama Moral (NAM)
·      Anak terbiasa bersyukur dirinya sebagai ciptaan Tuhan
·      Anak berdoa sebelum dan  sesudah belajar




2
Fisik Motorik
·      Anak terbiasa mencuci tangan dan menggosok gigi
·      Anak dapat menyebutkan macam macam tanaman buah,manfaat tanaman buah




3
Sosial Emosional
·      Anak terbiasa memberi salam
·      Anak terbiasa mengikuti aturan




4
Kognitif
·      Anak mengelompokkan berdasarkan warna




5
Bahasa
·      Anak terbiasa berlaku ramah
·      Anak memahami cerita yang dibacakan cerita




6
Seni
·      Anak menyanyikan lagu Tanaman buah dan lagu surat Alfatihah